Awalnya Malu, Lama-lama Ketagihan Bicara Bahasa Inggris

Bahasa Inggris memang bukan bahasa asli Indonesia, jadi wajar kalau banyak orang yang kesulitan untuk menguasainya.

Tapi bukan berarti kita lantas menyerah dan tidak belajar bahasa inggris. Bagaimanapun, Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Suatu saat (jika kita percaya), bisa jadi kita perlu menggunakan bahasa ini saat bertemu dengan orang asing.

Kita tidak bisa memungkiri bahwa terkadang takdir berkata lain meski rencana sudah dibuat secara matang.

Dan inilah yang aku alami.

Pengalaman ini bikin malu, tapi aku cepat sadar dan mengambil hikmahnya

Awalnya Malu lama lama ketagihan bicara bahasa inggris

A long ago, aku sudah lupa kapan. Secara tidak sengaja aku bertemu dengan seseorang di dunia maya via messenger. Dari cara memperkenalkan diri dalam bahasa inggris yang dilakukannya, aku tahu kalau orang ini adalah orang asing. Bukan orang Indonesia yang keminggris.

Aku yang masih minim bahkan bisa dikatakan tidak bisa berbahasa inggris menjawab dengan kikuk. Kira-kira seperti ini perkenalan kami kala itu;

D: Hi… I am Rahul

A: (sudah kubaca pesannya, sudah tahu artinya tapi tidak segera aku jawab)

D: hello… are you there?

A: (aku masih bingung bin kikuk)

D: sorry if I disturb

A: hi… (jawabku, karena merasa tidak enak dengan kalimatnya yang terakhir)

D: oh hai… what take you so long?

A: (aku hanya bisa bicara dalam hati, wah wah apalagi ini artinya. Kok ada ambil dan panjangnya segala)

D: are you still there?

A: yes, what long? (aku memberanikan diri)

D: excuse me, what do you mean with what long?

A: (aku bingung dan hanya diam. Dalam hati aku sudah ingin kabur saja, pasti aku salah jawab nih)

D: Can you speak English?

A: (tuh kan, aku salah) Yes, a little.

Singkatnya, perkenalan kami berakhir dengan aku yang malu dan segera logout dari akun messenger itu.

Niat

Mulai saat itu aku membulatkan tekat untuk belajar bahasa inggris. Agar pertemuan tak sengaja seperti barusan tidak terjadi di dunia nyata. Bayangkan saja kalau terjadi di dunia nyata, apa yang akan terjadi dengan mukaku! Merah iya, gemeter iya! Mau ditaruh di mana mukaku?

Usaha / ikhtiar

Apapun yang bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggrisku aku lakukan. Mulai dari les bahasa inggris, sering ngobrol bahasa inggris dengan teman, minta pendampingan guru di sekolah, dan yang lainnya.

Tidak apa-apa banyak yang nyebut aku keminggris atau sok bisa bahasa inggris karena tiap kali ngomong aku usahakan ada kata bahasa inggrisnya. Buatku tidak masalah. Wong memang mereka tidak pernah mengalami apa yang aku alami, kok! Jadi, mereka santai kayak di pantai.

Padahal pepatah sedia payung sebelum hujan itu benar adanya. Jangan sampai nunggu turun hujan baru nyari payung. Bisa basah kuyup tauuu.

Try again dan ketagihan

Merasa kemampuanku sudah bertambah, aku kembali log in messengerku dan menyapa orang asing. Kenalan pakai bahasa inggris dan menjajal kemampuanku. Alhasil, sekarang aku sudah terbiasa dan ketagihan ngobrol dengan mereka. Kalau dulu masih pakai messenger biasa, kini sudah berkirim email, tukeran akun sosmed, dan lain-lain. Pokoknya, asyik!

Jadi, bye buat mereka yang pernah ngejek aku sok keminggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *