Cara Mengkaitkan Jarum Jahit yang Praktis

Jarum merupakan alat runcing yang biasa dipakai dalam menjahit. Fungsinya beragam, tidak sebatas berguna dalam membuat tusukan kudapan. Pastinya, jarum jauh mengarah dalam memasukkan lembaran kain pada baju anda.

Terdapat jarum pentul, jarum peniti, serta jarum jahit. Terakhir, jarum jahit tersebut begitu berguna dalam membuat baju keseharian yang dipakai bagian tubuh manusia. Lantas apakah jarum jahit tersebut? Baca juga di grosir kaos polos bandung murah.

Apa itu Jarum Jahit

Jarum jahit merupakan alat yang dipakai dalam menjahit. Fisiknya mirip batang yang mana pada satu ujung runcingnya mempunyaii mata berupa lobang masuknya benang.

Terdapat pula jarum yang berfungsi dalam alat jahit, biasanya pada sisi bawah berfungsi untuk mengaitkan benang. Di sisi lain sisi atas jarum alat jahit dipasangkan ke alat jahitnya.

Tips Mengkaitkan Jarum Jahit Mesin

Mengubungkan benang ke lubang jarum saja seringkali Anda pernah kesusahan. Ditambah apabila memasukkan jarum jahit ke mesin? Mengkaitkan jarum ke alat jahit faktanya cukup susah lho.Tidak heran jarum yang Anda pakai terkadang apabila dikaitkan ke alat jahit.

Apabila ada yang pernah jarum yang dikaitkan ke mesin jahit gampang patah. Itu tandanya dikarenakan dari bagaimana cara kita memasangnya. Lalu bagaimana kah cara mengkaitkan jarum pada mesin jahit yang benar dan tepat? Simak ulasannya berikut ini!

1. Matikan mesin jahit terlebih dahulu

Mematikan mesin jahit sebelum kita gunakan yakni supaya mengutamakan keamanan kita. Bila status mesin masih mati, maka kita tidak perlu kuatir tangan kita akan terkena tusukan jarum ketika mesin seketika hidup.

2. Lepaskan sepatu jahit yang tertempel pada mesin jahit

Melepaskan sepatu jahit pada mesin jahit ini setidaknya kita laksanakan agar tidak mengacaukan proses penyambungan jarum pada mesin jahit.

3. Memasukan Jarum Jahit

Kaitkan jarum jahit kita pada dudukan jarum dengan keadaan bagian jarum yang melengkung mengarah ke muka. Ada pula sisi atas jarum yang papar arahkan ke belakang.

4. Mengecek Sekrup

Tinjaulah sekrup di sisi tepi sandaran jarum. Apabila telah dicek, kuatkan dengan kekuatan sekuat mungkin sekrupnya. Kuat tidaknya sekrup yang Anda pakai berguna sebagai menstabilkan jarum jahit Anda supaya tidak copot dari posisinya.

5. Memeriksa Lagi

Lihat jarum yang Anda sambungkan ke alat jahit apakah telah betul-betul akurat dan cocok. Usahakan jarum kita tidak condong ke kanan atau condong ke kiri. Apabila Anda tetap bingung memastikan jarum jahit Anda telah terkait dengan tepat atau tidak, Anda dapat mempraktekannya dengan membuat jahitan pada selembar kain.

Apabila tidak ada kendala apapun pada alat jahit Anda, selanjutnya penempatan jarum pada mesin jahit sudah tepat dan benar.

Lima tips di atas ialah jalan agar kita dapat merakit jarum jahit yang pas pada mesin jahit. Tips di atas bisa juga lho kita pakai untuk mengganti jarum jahit yang sudah tumpul. Bisa juga dipakai untuk memperbarui jarum yang sudah lama kita pakai

Jauhi hal yang bersarkan kita remeh ini kita abaikan ya! Merakit jarum pada mesin jahit yang tidak pas hanya akan menyulitkan kita. Menambah waktu sudah tentu, merugikan uang apalagi. Bisa-bisa kain yang mau kita jahit jadi jelek. Tidak mau kan kain favorit kita jelek hanya karena meleset menempatkan jarum pada mesin jahit? Yuk coba cara di atas!

Hanya tambahan agar nilai jahitan yang diproduksi konsisten bagus dan terlihat formal, anda dianjurkan rajin untuk senantiasa menggilir jarum jahit anda yang telah lama dengan jarum alat jahit yang runcing dengan rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *