WASPADA DEMAM BERDARAH

Dulu kita mengenal penyakit demam mengeluarkan luka datang di kala musim hujan tiba. tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Penyakit ini dapat berlangsung di seluruh musimKenapa. ?? Sebelum persoalan tersebut terjawab, adanya alangkah bagus kita mengenal dulu “Demam Berdarah, Siklus Nyamuk Demam mengeluarkan luka serta tempat perkembangbiakannya”
Demam mengeluarkan luka merupakan penyakit yang dikarenakan virus dengue yang masuk ke dalam badan penderita melewati gigitan nyamuk aedes aegypti. jadi nyamuk yang bisa menularkan penyakit berbahaya ini bukan sembarang nyamuk, namanya unik, Aedes Aegypti atau yang kita kenal dengan si belang (hitam putih)
Si belang merupakan merupakan nyamuk elit, kenapa elit?Karena. nyamuk ini cuma dapat berkembangbiak terhadap tempat penampungan air bersih yang takberalaskan tanah. Ia dapat berkembang di dalam dandi luar rumah. Tempat penampunagn itu dapat disenagja maupun takdisengaja. Yang disenagaja layaknya bak mandi serta tempat penampungan air minum, sementara yang tidak disengaja layaknya kaleng- kaleng serta ban bekas yang adanya di luar rumah, pagar bambu, tempurung kelapa, dsbHati- hati pada nyamuk ini, cuma dapat menggigit terhadap siang hari, pasal itu terhadap saat tidur siang kita sesegera mungkin waspada, gunakan obat nyamuk serta bayi sesegera mungkin dikasi kelambu Layaknya manusia, si belangpun memiliki siklus hidup. Mulai dari larva, pupa hingga dewasa memerlukan masa yang relatif singkat lebih kurang 1o hari. Satu ekor nyamuk dapat bertelur hingga 1oo butir. setelah itu telur2 tersebut berkembang menjadi larva serta pupa yang kita kenal dengan jentik. Nah, jentik-jentik inilah yang akan berkembang menjadi nyamuk dewasa yang akan menggigit serta menghisap darah manusia
Nyamuk aedes aegypti akan mengandung virus demam mengeluarkan luka apabuila ia sudah menggigit serta menghisap darah penderita. sehabis sebagian hari virus itu akan berkembang di dalam badan nyamuk, barulah ia dapat menularkan ke manusia bugar melewatigigitannya.

Lihat Juga : Jasa Fogging
Penderita demam mengeluarkan luka merasakan tanda yang bertahap. Hari pertama ditandai dengan panas mendadak terus- menerus, tubuh menjadi lemah, terhadap level ini susah dibedakan denagn penyakit lain, makanya satu hari demam belum dapat disebut demam mengeluarkan lukaterhadap hari kedua atau ketiga muncul bintik-bintik merah. Bintik merah ini, lebam atau ruam terhadap kulit muka, dada, lengan, kaki serta nyeri ulu hati. Bintik merah ini serupa dengan bekas gigitan nyamuk
Pada tanda yang berat dapat merasakan mimisan, muntah darah serta berak darah. tetapi nampaknya penyakit ini sudah merasakan transisi epidemiologi, dimana adanya sebagian problematika DBD tak terkandung bintik merah. pasal itu, begitu demam tinggi waspadailah demam mengeluarkan lukaterhadap hari ketiga sampai ketujuh panas akan turun secara tiba-tiba. posibilitas selanjutnya penderita sembuh, atau keadaanmemburuk, kadang- terkadang kesadarannya menurun. Sampai saat ini belum diciptakan anti virus dengue ini. hanyayang dapat disembuhkan hanyalah tanda serta komplikasi penyakitnya
Apa yang sesegera mungkin dilaksanakan apabila kita temukan angota keluarga merasakan tanda demam berdarah??Apabila penderita demam tinggi dengan cepat beri kompres serta beri obat penurun panas dan anjurkan banyak mium air putih. bila bantuan pertama tadi masih bikin penderita gelisah, sgeralah bawa ke tempat pelayanan kebugaran terdekat. buat memastikan seseorang positif demam mengeluarkan luka sesegera mungkin melewati test darah di laboratorum, pasal kalau cuma berpedoman terhadap tanda saja belum dapat dipastikan positif demam mengeluarkan luka. Ingat!!banyak penyakit yanggejalanya hampir sama
Walaupun virus DBD belum adanya obatnya, perlakuan pencegahan bisa kita laksanakan. Kita mengenal Gerakan 3M (Menguras, mengcoverserta Mengubur) bahkan kini 3M plus. selain itu juga memakai kelambu disaat tidur siang, memakai repellent (obat nyamuk poles), memakaikan oabt nyamuk, jendela rumah dikasi kawat kassa, jangan biarkan pakaian bergelantungan dibelakang pintu pasal si belang suka bermukim di tempat gelap. disamping itu, juga dengan menaburkan bubuk abate terhadap tempat- tempat umum serta melaksanakanfogging (pengasapan)
Nah, metode terakhir ini (fogging) jangan dikira paling ampuh buat membasmi nyamuk DBD. metode ini cuma bersifat sesaat, pasal cumadapat berbahaya nyamuk terhadap saat fogging itu dilaksanakan atau bahkan hanya menmbuat nyamuk pusing. kaya gimana dengan jentik2nya??Inilah yang seharusnya kita brantas krena dari situlah nyamuk dewasa akan berkembang. pasal itu 3M ialah metode yang paling efisien buat mencegah perkembangbikan si belang
Menguras tempat penampungan air bersih layaknya bak mandi, dilaksanakan minimal seminggu sekali, jangan biarkan lebih dari seminggu. agar nyamuk tak berpeluang buat bertelur, tempat penampungan air bersih sbaiknya ditutup rapat. NAh, terjawab telah kenapa penyakit DBD tak mengenal musim
Sekarang ujian nasional sudah selesai, pasti banyak keluarga sudah merencanakan liburan kemana. bila Ingin bepergian ke luar kota, jangan lupa kosongkan dulu tempat penampungan air supaya nyamuk tidak bertelur. Begitu juga dengan mengubur barang- barang bekas yang adanya di sekeliling rumah kita. Kalau sekiranya tak dipakai lagi lebih baik dikubur atau ditelungkupkan saja supaya tak memicu genangan air jika ujan tiba
Coba kita renungkan bahayanya !!Mencegah lebih baik dari terhadap mengobati, demikian motto kebugaran yangpaing terkenal. banyak masyarakat merasai moto ini kalau ia atau partisipan keluarga sudah jatuh sakit. Bayangkan betapa banyak pengorbanan yang dilaksanakanapabila partisipan keluarga kita menderita sakit DBD, salah satu masa banyak tersita buat menunggui penderita di rumah sakit, mengeluarkan biaya penyembuhan serta belum lagi factor psikis jikalau si penderita mungkinkah terselamatkan. Oleh pasal itu, mari kita laksanakan gerakan 3M yang bisa jadi cuma memakan masa kurang lebih 1 pukul dalam seminggu. Mari kita prevent demam mengeluarkan luka bersama-sama demi keselamatan penduduk Negara Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *