Ary Ginanjar Agustian, Fungsi Pendidikan Karakter dan Peningkatan Stimulan Diri

Ary Ginanjar Agustian Bapak Pendidikan Karakter 21

Ary Ginanjar Agustian lahir pada Bandung merupakan seorang motivator Indonesia, dalam juga adalah tokoh pembangunan karakter, dan penggiat transformasi budaya perusahaan. Ia juga presiden direktur dari PT Arga Bangun Bangsa dan pendiri ESQ Leadership Middle, pusat pengurus program pelatihan ESQ.

Ia telah berkecimpung di lingkungan bisnis selama lebih dari 25 tahun. Melampaui pengalaman nyata dalam dunia bisnis, buku-buku yang dipelajari, serta perenungannya, ia menyusun sebuah buku yang sungguh-sungguh fenomenal “ESQ: Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi & Spiritual”. Pada dalam buku tersebut ia menyampaikan gagasan bahwa kecerdikan intelektual (IQ) saja gak cukup. Tuk menjadi seseorang yang berhasil diperlukan pun kecerdasan emosional (EQ), yang akan memberikan keterampilan dalam bersosialiasi dan berhubungan oleh orang yang lain, serta kecerdikan spiritual (SQ) yang maka akan memberikan jawaban atas eksistensi diri.

Untuk menggabungkan ketiga kecerdasan ini, dirancanglah salahsatu konsep yang disebutnya The ESQWay165, yaitu sebuah konsep pembangunan karakter yang komprehensif dan integratif berdasarkan a single nilai common, 6 prinsip pembanguan psychological, dan five langkah aksi.

Tahun the year of 2007, ia mendapat gelar Medical doctor Honoris Causa di bidang pendidikan karakter dengan Universitas Indonesia Yogyakarta menjadi penghargaan atas konsep The ESQWay165 menjadi metode pembangunan karakter[3].

Selain dalam dunia usaha, ia jua memiliki pengalaman di dunia pendidikan, yaitu sebagai pengajar tetap di Politeknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali selama lima 1 tahun.

Menurut Ary Ginanjar Agustian Pendidikan prinsip kini jadi salah 1 wacana primer dalam kebijakan nasional di bidang watak Pendidikan. Segala kegiatan belajar serta mengajar yang muncul dalam negeri indonesia harus merujuk pada pelaksanaan pendidikan Karakter. Di sini. juga termuat di pada Naskah Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dalam tahun the year of 2010. Dalam naskah tersebut dinyatakan yakni pendidikan karakter seperti unsur primer dalam pencapaian visi dan misi pembangunan Nasional dalam termasuk dalam RPJP 2005-2025.

Bukan hanya itu pada UU RI No something like 20 tahun the year 2003 tentang Pola Pendidikan Nasional; merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan Nasional yang harus digunakan di dalam mengembangkan upaya pendidikan pada Indonesia.

Pasal 3 UU SIKDIKNAS menyebutkan: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan dan memberikan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Bertujuan tuk berkembangnya potensi, peserta didik agar menjadi manusia dalam beriman dalam bertakwa pada Tuhan Dimana Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara dimana demokratis serta bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *