Ketika Dehidrasi Inilah Tanda-Tanda Yang Akan Muncul Pada Tubuh Anda

Selain makanan, air merupakan asupan penting bagi tubuh yang tidak bisa dibuang. Namun, banyak orang sering tidak menyadari kekurangan air atau lebih dikenal sebagai dehidrasi. Bahkan, tanda-tanda tubuh dehidrasi dapat dengan mudah diidentifikasi.

Dalam Pedoman Gizi Seimbang dari Departemen Kesehatan, remaja dan orang dewasa disarankan untuk minum dua liter atau sekitar delapan gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh.

Baca juga : bali driver, lembongan island tour dan ubud tour

Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, tubuh biasanya akan membawa tanda-tanda, mulai dari penat, pening sampai elastisitas kulit yang menurun. Menurut Perpustakaan Medis Nasional Amerika Serikat, lebih sedikit air akan terlihat dari berkurangnya elastisitas kulit.

Ini bisa diketahui dengan mudah saat mencubit kulit di belakang telapak tangan. Jika kulit kembali ke posisi semula untuk waktu yang lama itu berarti tubuh kering dan kurang air.

Ari Fahrial Syam, seorang dokter dari Divisi Gastroenterologi Departemen Penyakit Dalam, FKUI, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dehidrasi juga bisa dimulai dengan mulut kering.

Selain itu, kepala pusing, sehingga temperamen atau emosi mulai berubah. Biasanya, katanya, orang yang mengalami dehidrasi menjadi marah atau cemas. Setelah itu, mungkin tidak sadar dan sering dicurigai tertidur.

Selain itu, seperti yang dilaporkan Independen, dehidrasi juga bisa diketahui dari warna urin yang dilepaskan. Jika urine bersih dan tidak berbau, itu berarti tubuh memiliki asupan air yang cukup. Sebaliknya, jika urine berwarna kuning gelap dan baunya berarti badan air pendek.

Jika kebutuhan air tidak mencukupi, kerja sistem organ dapat terganggu dan meningkatkan risiko penyakit. Dalam sistem organ, fungsi air menentukan proses biokimia dan suhu tubuh, pembentukan atau komponen sel dan organ, media transportasi nutrisi dan limbah metabolisme, ke sendi dan pelumas organ.

Penyakit yang dapat timbul ketika tubuh kekurangan air sulit untuk kembali (sembelit), infeksi dan batu kemih, gangguan ginjal akut, dan obesitas. Kekurangan air juga dapat mengurangi konsentrasi dan membuat tubuh merasa lelah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *